Hanya perempuan akhir zaman

Entah berapa lama tersisa umurku kini

Langkah demi langkah kian jauh kutinggalkan

Tersimpan dalam catatan yang tak pernah lengah

Untuk dibuka kembali di suatu hari

Lembar demi lembarnya dipertanyakan kepadaku

Wahai nafas yang tersisa untukku

Goreslah langkah terbaik di catatanku

Agar setidaknya ada setitik kebaikan

Dibaris terakhir lembaranku…

Showing posts with label Menjadi Wanita Paling Bahagia. Show all posts
Showing posts with label Menjadi Wanita Paling Bahagia. Show all posts

Tuesday, December 2, 2008

Nasihat Mulia dari Seorang Ibu yang Terdidik

Menjadi Wanita Paling Bahagia
Dr. Aidh al-Qarni

Nasihat-nasihat Mulia dari Seorang Ibu yang Terdidik

Berapa banyak sudah, Kita saksikan kegelisahan seorang kawan berlalu dan berubah menjadi kegembiraan..


Ada satu nasehat bagus yang diwariskan oleh seorang wanita Arab, yaitu, Nasihat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf pada malam pernikahannya. Beberapa nasihatnya waktu itu adalah sebagai berikut:


"Putriku, engkau akan meninggalkan suasana yang telah melahirkanmu, dan engkau pun akan berpisah dengan kehidupan yang selama ini membesarkanmu. Seandainya seorang wanita tidak membutuhkan seorang suami karena kekayaan kedua orangtuanya dan kebutuhan mereka terhadapnya, maka engkau adalah orang yang paling tidak membutuhkan suami. Namun, kenyataan menyatakan bahwa wanita itu diciptakan untuk laki-laki dan kaum laki-laki diciptakan untuknya".


Adapun itni dari nasihat-nasihatnya adalah sebagai berikut:
Pertama dan kedua: Seorang istri harus mematuhi suaminya dengan penuh ketulusan dan memperhatikan perintah-perintahnya dengan penuh ketaatan.
Ketiga dan keempat: Seorang istri hendaknya memelihara kebersiah bagian-bagian tubuhnya yang selalu menjadi tujuan hidung dan mata suami. Artinya, jangan sampai matanya melihat sesuatu yang tidak menyenangkannya pada dirimu, dan agar ia selalu mencium bau wangi dari tubuhmu.


Kelima dan keenam: Seorang istri hendaknya selalu memperhatikan waktu tidur dan waktu makan suaminya. Karena, rasa lapar akan membuatnya garang dan kurang tidur akan membuatnya mudah marah.


Ketujuh dan kedelapan: Seorang istri hendaklah menjaga harta suaminya, memelihara kehormatannya dan keluarganya, mengatur keuangan rumah tangga dengan cara yang baik dan merawat anak-anaknya dengan penuh perhatian.


Nasihat kesembilan dan kesepuluh: Jangan pernah menentang perintahnya dan jangan menyebarkan aib atau rahasianya. Sebab, dengan menentang perintahnya, engkau akan membuatnya bergolak. Dan jika engkau menyebarkan rahasianya, berarti engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.


Berikutnya, hendaklah engkau tidak menampakkan keceriaan di hadapannya manakala ia sedang sedih. Namun, jangan pula engkau menampakkan wajah yang sedih ketika dia dalam keadaan berbunga-bunga.

Tebusan Pertama

Menjadi Wanita Paling Bahagia
Dr. Aidh al-Qarni


Tebusan Pertama

Sering sekali seseorang membenci sesuatu yang sebenarnya akan menggembirakannya
Dia adalah wanita yang hidup di istana termegah di zamannya.



Ia dikelilingi oleh ke mewahan, kemegahan, dan ratusan pengawal dan pelayan. Wanita itu bernama Asiyah binti Muzahim ra, istri fir’aun. Ia merupakan sosok wanita yang jarang ditemuakn: kelemahan fisiknya tidak sedikitpun menggoyahkan keteguhan imannya. Padahal, ia hidup di tengah-tengah istana yang penuh kekufuran. Bahkan, dari hatinya justru memancar cahaya keimanan yang ridak sedikutpun redup meski berhadapan dengan kekejaman dan kezaliman yang dimandani oleh suaminya sendiri.

Ia memiliki prinsip dan keimanan yang sangar berharga dan lebihmahal dari istananya, hartanya yang melimpah, kehidupan penuh kemewahan, para budak sahaya dan para pengawalnya. Karena itu Allah mengabadikan namanya dalam Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai tauladan bagi orang-orang yang beriman: "Allah menjadikan istri Fir’aun sebagai perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata ‘wahai Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga. Selamatkan aku dari Fir’aun dan perbuatannya. Selamatkankah aku dari kaum yang zalim" [QS. At-Tahrim: 11]

Tentang ayat ini, sekalangan ulama berpendapat : Asiyah lebih memilih berada dalam keteduhan di sisi Allah dan rela meninggalkan kemeriahan kehidupan istana Fir’aun. Maka itu, sangat pantaslah bila Rasulullah SAW juga memberi penghormatan kepadanya dengan meletakkanya dalam golongan wanita-wanita yang sempurna. Yaitu sebagaimana terungkap dalam sabdanya, "Banyak laki-laki yang sempurna, namun jarang ada perempuan yang sempurna kecuali Asiyah ra, istri Fir’aun, dan Maryam binti Imran. Sementara keutamaan Aisyah ra (istri Nabi) dari wanita-wanita lain adalah seperti keutamaan bubur atas semua makanan".

Inilah kisah Asiyah ra, seorang wanita tefuh beriman dan lentera yang menerangi kegelapan di istana Fir’aun. Nah, siapakah yang akan meneladaninya untuk menerangi kita dengan lenteranya yang senantiasa menebarkan cahaya, kesabaran,keteguhan dan selalu mengajak ke jalan Allah?

Wanita Penghuni Surga

Menjadi Wanita Paling Bahagia
Dr. Aidh al-Qarni

Wanita Penghuni Surga

Sesungguhnya Tuhan-lah yang mencukupimu kemarin dan Dia pula yang akan mencukupimu kebutuhan esok hari.


Atha’ ibn Abu Rabah menuturkan, "Ibnu Abas ra berkata kepadaku, ‘Maukah aku tunjukkan padamu salah seorang wanita penghuni surga?’ Aku menjawab, ‘Tentu saja’. Lalu ia berkata, ‘Dialah wanita berkulit hitam yang pernah menemui Rasulullah SAW dan berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan dan auratku terbuka karenanya. Karena itu mohonkanlah kepada Allah untuk kesembuhanku. ‘Rasulullah SAW menjawab, ‘Bila engaku sanggup, aku sarankan untuk bersabar menjalaninya, karena itu akan berbalas surga. Namun, bila engkau tetap menghendaki kesembuhan itu, aku kana medoakan agar Allah menyembuhkanmu’. Maka wanita itu berkata, "Sebenarnya aku memilih untuk bersabar, tetapi auratku sering tersingkap karenanya. Karena itu doakanlah agar aku tidak seperti itu lagi (terbuka auratnya)’. Lantas beliau pun mendoakannya."

Demikianlah. Wanita yang beriman dan bertaqwa ini rela menerima cobaan yang menimpa dirinya dalam hidupnya yang sementara. Karenanya, ia kelak akan dianugerahi surga sebagai balasannya: sungguh jual beli yang sangat menguntungkan.

Terlihat pula, bahwa wanita ini merasa dirinya hina ketika auratnya terbuka secara tidak sengaja dan kemudian manusia melihat hal-hal yang tidak pantas diperlihatkan oleh seorang wanita muslimah yang bertaqwa kepada orang lain. Nah, bagaimanakah dengan para wanita zaman ini yang justru suka sekali memakai model-model pakaian modern yang acapkali memperlihatkan kemolekan fisik dan aurat-aurat mereka? Sungguh nistanya mereka.

Nasihat dari Seorang Wanita yang Sukses

Menjadi Wanita Paling Bahagia
Dr. Aidh al-Qarni

Nasihat-nasihat dari Seorang Wanita yang Sukses


Wahai Tuhanku, padaMu kan kupanjatkan sebuah pujian yang hanya pantas untuk-Mu. Wahai Dzat tempat bergantung seluruh makhluk, Milik Mu lah segala pujian.


Dengan tersenyum haru dan meneteskan air mata, Ummu Mu’ashirah menasehati putrinya sebagaimana berikut:

“Wahai putriku, engkau akan menghadapi sebuah kehidupan baru. Yaitu, sebuah kehidupan yang tidak ada tempat bagi bapakmu, ibumu dan saudara-saudarimu untuk mencampuri urusanmu. Dalam kehidupan barumu itu engkau akan menjadi peman setia bagi suamimu. Suaminu tidak akan rela ada orang lain yang ikut campur dalam urusanmu dengan suamimu, sedekat apapun hubungan darahnya denganmu. Maka, jadilah engaku istri dan ibu baginya. Buatlah dia merasa bahwa engkau adalah segala-galanya dalam hidup dan dunianya. Ingatlah, seorang suami adalah ‘bocah besar’ yang cukup bahagia hanya dengan sedikit ungkapan kemanjaanmu padanya. Janganlah engkau membuatnya merasa bila pernikahannya denganmu merupakan penyebab terpisahnya dirimu dari keluarga dan orang tuamu. Perasaan seperti ini juga dirasakan olehnya. Dia telah meninggalkan rumah kedua orangtuanya dan keluarganya demi kamu. Akan tetapi, perbedaan antara kamu dan dia adalah perbedaan antara laki-laki dan wanita. Seorang wanita akan selalu merindukan keluarga dan rumah di mana dia dilahirkan, tumbuh dan belajar di dalamnya. Tetapi dia harus membiasakan dirnya untuk hidup dalam suasana baru. Dia harus menyesuaikan diri dengan seorang laki-laki yang telah menjadi suami, pelindung dan ayah bagi anak-anaknya. Inilah duniamu yang baru!”

“Wahai putriku, itulah kehidupan yang akan engkau hadapi dan bahtera keluarga yang akan kalian bangun berdua. Aku tidak memaksamu untuk melupakan ibu, ayah dan saudaramu, karena mereka tidak akan melupakanmu, wahai putri kesayanganku. Lagi pula, bagaimana mungkin seorang ibu melupakan buah hatinya? Namun, aku hanya meminta kepadamu: cintailah suamimu dan hiduplah bahagia bersamanya.”

Menanti hari Selasa

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Insyaallah blog ini akan di update untuk postingnya setiap hari Selasa jika tidak ada halangan. Mohon do'anya ya... ^_^

Sampaikan keritik, saran, nasehat atau masukan apapun dari teman-teman semua yang insyaallah bermanfaat ke email
ukhti.jameela@gmail.com

Terimakasih untuk segala bentuk dukungannya hingga terlaksananya blog ini. Untuk segala kekurangan ana pribadi mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang diridhai Allah SWT. Amin

Jazzakallah khair
Di akhir November 2008